Banyak Diabaikan, Inilah 4 Cara Merawat Motor Matic Agar Tahan Lama

Apakah Anda pengguna motor matic? Jika iya, maka sebaiknya Anda memperhatikan cara merawat motor matic berikut ini. Motor matic memang memiliki keunggulan tersendiri, yakni mudah untuk dipelajari. Pengendara hanya harus mengendalikan gas dan rem saja. Hal ini berbeda dengan motor bebek atau motor kopling yang perlu belajar untuk memindahkan gigi. Untuk penjelasan lebih lanjut, silakan perhatikan hal di bawah ini.

 

Motor Matic Memiliki Cara Perawatannya Sendiri

Cara Merawat Motor Matic yang Benar

1. Servis secara rutin

Servis rutin adalah kewajiban bagi semua pemilik kendaraan bermotor. Dengan rutin melakukan servis, maka kerusakan-kerusakan kecil akan segera diperbaiki dan membuat motor menjadi normal kembali. Usahakan untuk melakukan servis rutin setiap 1 atau 2 bulan sekali untuk menjaga performa sepeda motor. Saat datang, katakan keluhan-keluhan apa saja yang dirasakan agar dapat segera dilakukan tindakan.

2. Jangan sampai motor matic habis bensin

Meskipun terlihat sepele, namun jangan pernah sesekali Anda melakukan hal ini. Jangan biarkan motor Anda kehabisan bensin. Biasanya orang merasa malas dan menunggu sampai batas minimal bensin yang tersisa. Pada motor matic yang sudah injeksi, ini merupakan hal yang sangat fatal karena ketika bensin habis, injectornya dapat mengalami masalah. Biaya untuk bensin yang hanya puluhan ribu saja bisa menjadi ratusan ribu karena servis.

3. Mengganti oli secara berkala

Ganti oli secara rutin perlu dilakukan untuk menjaga kondisi mesin agar bisa beroperasi dengan maksimal. Oli berfungsi untuk melumasi mesin sehingga ketika oli tidak bekerja dengan baik, imbasnya akan sampai ke mesin motor. Normalnya, Anda harus mengganti oli setiap melakukan 5.000 km perjalanan atau sekitar 3 bulan sekali. Sebagai catatan, pastikan oli yang Anda beli sama dengan oli sebelumnya.

4. Menjaga kesehatan shock breaker

Perbedaan antara motor matic dengan motor bebek adalah hanya menggunakan satu shock breaker saja di belakang. Oleh sebab itu, Anda perlu sering-sering mengecek kondisinya, apakah masih berfungsi dengan baik atau tidak. Setidaknya setiap 10.000 km perjalanan, shock breaker harus segera diganti olinya. Salah satu tanda oli shock breaker harus diganti adalah munculnya bunyi berdecit.

Itulah keempat cara untuk merawat motor matic dengan baik. Jangan sampai Anda mengeluarkan lebih banyak uang hanya karena mengabaikan hal-hal di atas.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *